Mungkin kehidupan ini terlalu indah buat sebagian orang, sehingga mereka tidak perlu merasa perlu untuk mencari sisi hidup yang lain.
Ya.. Hidup memang indah dan selalu indah, tapi kadang kamu terjebak di jalan-jalan berbatu yang panjang dengan mengandarai sebuah sepeda lama. Membuat tubuh berguncang, kepala sakit. Jalan itu begitu panjang sehingga kamu selalu menanti untuk sampai ke ujung jalan. Tapi karena jalan yang terlalu panjang kamu juga kadang terpaksa mengatakan menyerah karena sudah tidak sanggup untuk melewatinya dengan mangayuh sepeda. Kamu berharap berhenti, mungkin bermimpi menemukan jalan ke arah lain yang lebih menyenangkan mungkin juga ingin berhenti mengakhirinya di tengah jalan.
Tapi apakah kamu pernah berpikir bagaimana ujung jalan itu ? Apakah ada seseorang yang selama ini kamu inginkan menanti mu di ujung jalan itu, atau keluarga yang kamu cintai telah menyiapkan penyambutanmu di ujung jalan ?
Mungkin juga kamu pernah melewati persimpangan dengan jalan yang lebih baik tapi karena sepi kamu memutuskan untuk kembali ke jalan semula ?
Inilah hidup. memang tidak adil, Jika hidup itu adil maka manusia akan berhenti berdo'a. Manusia selalu menuntut keadilan dalam hidup tapi apakah manusia sudah benar-benar berusaha untuk meilih jalan baik yang diberikan hidup. Kadang juga kamu berhenti berjuang hanya karena ada beberapa orang yang memastikan kegagalanmu maka kamu melupakan bahwa Allah lah Yang Maha Mengetahui.
Lelah itu adalah ketika kamu kehilangan semua harapan setiap kamu mengayuh sepeda dijalan berbatu. Mungkin sakit melewatinya, kehilangan harapan dan impian takut kegagalan.
Apa hidup sesederhana itu untuk mengakhirinya ? Apa masih banyak harapan setelah kita kehilangan banyak harapan ? Apa impian itu akan terus diperbarui ketika kita telah gagal pada impian sebelumnya ?
Hanya waktu yang punya jawaban dan hanya Allah yang memberikan jawaban.